BYD Atto 1 Jadi Bintang di GIIAS Surabaya 2025

BYD Atto 1 Jadi Bintang di GIIAS Surabaya 2025

BYD Atto 1 Jadi Bintang di GIIAS Surabaya 2025 dan berhasil mencuri perhatian publik otomotif Jawa Timur. Mobil listrik mungil ini langsung menjadi sorotan karena menawarkan harga kompetitif dengan teknologi mutakhir. Kehadirannya dinilai sebagai langkah strategis BYD dalam menguasai segmen entry-level EV (electric vehicle) yang sangat potensial di Indonesia.

Baca Juga : Penjualan BYD Semakin Mendominasi Pasar EV Indonesia

Spesifikasi dan Fitur Andalan BYD Atto 1

Sebagai city car listrik, BYD Atto 1 hadir dengan fitur yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat perkotaan. Berikut keunggulan yang ditawarkan:

  • Baterai Blade Technology – tahan panas, lebih aman, dan berumur panjang.
  • Daya Tempuh 300 km – cukup untuk aktivitas harian tanpa khawatir kehabisan daya.
  • Fast Charging – isi baterai hingga 80% hanya dalam 30 menit.
  • Dimensi Kompak – lincah di jalan perkotaan dengan desain futuristik.
  • Keamanan Lengkap – dilengkapi ABS, EBD, airbag ganda, hingga sistem keselamatan e-Platform 3.0.

Kenapa BYD Atto 1 Menarik Perhatian?

Debut BYD Atto 1 bukan sekadar menampilkan mobil listrik murah, tetapi juga membuka peluang besar bagi konsumen untuk merasakan kendaraan ramah lingkungan dengan teknologi kelas dunia. Dibanderol mulai sekitar Rp 195 juta, Atto 1 mampu bersaing dengan mobil konvensional bahkan LCGC, tetapi dengan biaya operasional jauh lebih hemat.

Keunggulan Lainnya:

  1. Harga di Bawah Kompetitor – membuatnya sangat menarik bagi konsumen first time buyer.
  2. Biaya Operasional Rendah – hanya butuh sekitar Rp 60 ribu untuk menempuh ratusan kilometer.
  3. Ramah Lingkungan – nol emisi, mendukung target pemerintah menuju net-zero carbon.
  4. Perawatan Minim – tanpa komponen mesin rumit seperti mobil bensin.

GIIAS Surabaya Jadi Ajang Strategis

Pemilihan Surabaya sebagai ajang debut sangat tepat. Jawa Timur adalah salah satu pasar otomotif terbesar di Indonesia setelah Jabodetabek. Kehadiran BYD Atto 1 di GIIAS Surabaya diharapkan bisa memperluas penetrasi pasar dan memperkenalkan EV kepada konsumen di luar Jakarta.

Prospek Ekspor dari Indonesia

Selain untuk pasar domestik, kehadiran Atto 1 juga sejalan dengan rencana BYD membangun ekosistem EV di Indonesia. Setelah pabrik perakitan resmi beroperasi, BYD berpotensi menjadikan Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor mobil listrik, termasuk Atto 1, ke negara-negara Asia Tenggara. Hal ini sejalan dengan posisi Indonesia sebagai pusat industri otomotif di kawasan.

Dampak Positif ke Depan:

  • Lapangan Kerja Baru: ribuan tenaga kerja terserap di sektor manufaktur EV.
  • Ekspor Otomotif Meningkat: Atto 1 bisa jadi produk unggulan ke pasar global.
  • Transfer Teknologi: Indonesia mendapat keuntungan berupa penguasaan teknologi baterai dan kendaraan listrik.

Antusiasme Publik

Sejak pintu pameran dibuka, booth BYD langsung dipadati pengunjung. Banyak calon pembeli yang penasaran dengan desain, teknologi, serta harga BYD Atto 1. Bahkan, sesi test drive selalu penuh karena masyarakat ingin merasakan sensasi berkendara mobil listrik kompak dengan performa gesit.


Baca Juga : Pajak Tahunan Denza D9, Bikin Kaget Karena Ringan Banget!

Kesimpulan

BYD Atto 1 Jadi Bintang di GIIAS Surabaya 2025 dan menucri perhatian, hal ini bukan sekadar peluncuran produk, melainkan strategi besar BYD untuk menguasai pasar mobil listrik Indonesia. Dengan harga terjangkau, teknologi baterai yang unggul, serta potensi ekspor dari Indonesia, Atto 1 menjadi kendaraan revolusioner yang akan mengubah peta persaingan otomotif nasional.

Jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan langsung performa BYD Atto 1. Segera hubungi BYD Malang untuk informasi pemesanan, test drive, dan promo spesial GIIAS 2025!